9 Februari 2020 5:31 am

Sunburn ( terbakar matahari )

Sunburn ( terbakar matahari )
Sudah bayak diketahui jika efek darii terik matahari terhadap kulit yg tidak mendapatkan perlindungan dari produk sunscreen mampu memberikan rasa sakit bahkan efek nyeri saat disentung itu bisa terasa sampai 46jam setelah terpapar sinar matahari.

Salah satu tanda batas kulit kita sudah mencapai maximal menahan paparan teriknya sinar matahari bisa di rasakan pada saat kulit mulai terasa sakit dan merah, hal itu menunjukan kerusakan telah ato mulai terjadi di jaringan sel kulit, jika dibiarkan tentu akan menumbulkan gejala gejala kulit terbakar seperti di uraikan di atas, lalu bagaimana kita merawat kulit di zaman Now ya gaess....

"Sudah pakai tabir surya di pagi hari, kira-kira masih perlu memakai ulang di siang dan sore lagi, nggak?"

Pertanyaan tersebut mungkin pernah terbesit dalam benak Anda. Idealnya, tabir surya sendiri memang perlu diaplikasikan secara maximal. Seiring dengan berjalannya waktu, tabir surya yang menempel pada kulit atau wajah seseorang dapat terurai. Belum lagi, kegiatan mencuci wajah, berwudu, hingga produksi minyak yang berlebihan juga dapat melunturkan tabir surya. Jika sudah demikian, tabir surya yang digunakan pun tak mampu lagi dilindungi kulit maksimal.

Beberapa ahli atau pakar kulit menganjurkan mengaplikasikan ulang tabir surya sekitar setiap 2-3 jam. Jika aktivitas Anda benar-benar hanya dilakukan di dalam ruangan saja (atau bahkan mungkin jauh dari jendela), tidak mengaplikasikan tabir surya yang dapat digunakan masih 'dimaafkan', karena memang tidak ada kontak langsung dengan sinar matahari. Namun, jika Anda beraktivitas di luar ruangan ( misal hanya pergi ke kantin di siang hari), mengaplikasikan tabir surya sangat mendukung untuk mencegah kerusakan kulit.

Jika Anda hanya menggunakan pelembab maka perlindungan tidak maximal, kareana ada produk perawatan kulit yang paling mendasar dan pantang sekali untuk dilewatkan penggunaannya. Yup, apalagi jika bukan tabir surya yang caranya sudah di jelaskan pada paragraf sebelumya. Tinggal di negara beriklim tropis yang sehari-hari kerap terpapar oleh teriknya sinar matahari, membuat tabir surya sebagai barang wajib yang perlu digunakan untuk melindungi kulit. Selain menghindari sunburn, mengaplikasikan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan juga sangat diperlukan untuk menghindari penuaan dini dan risiko kanker kulit.

Sayangnya, masih banyak yang keluar menggunakan tabir surya atau malas mengapung ulang produk yang satu ini dengan alasan takut merusak makeup. Padahal, sudah jelas bahwa tabir surya perlu diaplikasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lantas, bagaimana sih cara mengaplikasikan ulang tanpa merusak makeup di wajah? Coba cek solusinya di bawah ini!

Gejala terbakar pada kulit dari efek paparan teriknya sinar matahari atau terpapar sinar UV secara berlebihan biasanya bersifat sementara. Jika sering terpapar dalam jangka panjang mengakibatkan kerusakan sel-sel kulit (seringkali permanen) yang dapat memiliki efek jangka panjang yang serius.
Jangan Lewatkan juga baca Penjelasan Tentang :

Paparan berulang-ulang meningkatkan risiko kondisi lain, seperti keriput, bintik-bintik, dan kanker kulit, flek dan penuaan dini pada kulit. selain itu menimbulkan reaksi inflamasi mata, keratosis aktinik (kondisi di mana kulit menjadi kasar, menebal, bahkan bisa menjadi seperti kutil & bersisik, akibat paparan sinar matahari dlm waktu yg lama) fotodermatosis & perubahan degeneratif pd sel kulit, pembuluh darah, & jaringan fibrosa.

Makanya, penting bgt kan penggunaan sunscreen ini?
Dan di dalam produk Day Cream B erl Cosmetics, terdapat pelembab+sunscreen sudah tersedia komplit!
apalagi jika menerapkan serangkain perawatan dgn B erl Lighetening Series lalu menyempurnakan perawatan dgn melanjutkan pengAplikasian B erl Facial Serum sehingga kulit akan terhindar dari resiko akibar paparan terik sinar matahari sekaligus merawat dan mencerahkan kulit secara alami serta menyehatkan
Blog Post Lainnya
dibuat denganberdu
www.berlcosmetics.co.id